KESAH DATU ALA


“KESAH DATU ALA”
Oleh: Tumanggung Sandipa Batangga Amas
(Admin FB: BUBUHAN KULAAN URANG ALAI BORNEO)
purnama_bjm@plasa.com

Zaman dahulu kala di Alabio (HSU) pernah hidup dua suami istri. Mereka disebut orang Banjar tamanang (tidak punya anak). Yang suami bernama Ala, pekerjaan beliau ini adalah seorang tabib. Yang isteri bernama Diyang. Sang isteri ini sangat setia membantu sang suami menyediakan ramuan-ramuan dan alat-alat yang digunakan sang suami untuk menyembuhkan orang sakit.

Mereka berdua ini memiliki peliharaan dua ekor burung beo (burung tiung). Dua ekor burung tersebut, kalau Datu Ala lagi menyembuhkan orang, burung beo tersebut selalu memberi tanda: apakah penyakit orang tersebut mampu atau tidak untuk disembuhkan, apakah panyakit orang tersebut mudah atau susah untuk disembuhkan, atau apakah penyakit orang itu lantaran bakteri, virus, kuman, atau lantaran gangguan makhluk gaib.

Ada yang mengatakan bahwa kalau ada orang yang sakit ini bisa disembuhkan, burung beo ini diam saja. Tapi kalau tidak bisa disembuhkan maka kepala burung ini akan menggeleng. Kalau penyakit orang ini lantaran makhluk halus maka burung beo ini akan berteriak-teriak sampai berguling-guling di lantai.

Datu Ala selain hebat sebagai tabib, beliau punya ilmu kesaktian yang lain, yaitu ilmu meringankan tubuh, cepat berlari, dan bisa menghilang. Pernah beliau menyembuhkan orang yang paru-parunya sudah kronis sekali, namun pada saat itu persediaan obata-obatan beliau sudah habis, dan obat-obatan itu cuma bisa didapat di pedalam Kalimantan khususnya di Ampah (Kalteng) dan waktu untuk ke situ perlu berminggu-mingu baru sampai ke sana, namun demi orang yang sakit tersebut, mau tidak mau terpaksa beliau menggunakan ilmu cepat berlari tersebut untuk mencari obat-obat yang diperlukan. Pernah juga pada saat menyembuhkan orang sakit yaitu sakit kelelakian “impoten”, imbah diperiksa oleh beliau ternyata ‘senjata’ orang tersebut dibungkam (diguna-gunai) oleh isterinya yang terdahulu.

Lantaran banyak orang yang sembuh karena berobat dengan beliau, Datu Ala ini sangat terkenal saat itu, akhirnya beliau dipangil orang dengan julukan DATU ALABIO (Datu Ala yang mempunyai peliharaan burung BEO).

Mohon maaf kalau untuk kekurangan dan kelebihannya.

11 thoughts on “KESAH DATU ALA

  1. Assalamu alaikum.Cerita saudara sangat berguna bagi saya.Karna telah membuktikan suatu kesaktian,kadang kala hal sakti sudah tdk dianggap orng lagi hal yg ada bahkan disebut fikti dlm kehudupan karena mrk tak pernah melihat kenyataannya,itu merupakan kesalahan mereka takmempercayai kegaipan.Walapun pangkat sy sebagai pendekar sy mempercayai hal gaib krn sering sy rasakan mendarat pukulan pd bdn sy yg dilur perediksi manusia terutama pukulan bisa

    • Waalaikum salam. Memang bagi sebagian org yang berfikir realistis hal tersebut hanya berupa mitos, tapi bagi kita yang pernah membuktikan dengan kepala sendiri pasti hal tersebut sangatlah luar biasa. Salam kenal

  2. Dtng lg kawan,memang blog sy tdk mengasikkan karna golongan tak bersekolah,tp sy siap menjawap pertanyaan,sebab blog ini dibuat untuk mencari ilmu dan solusi dngn orng lain.Buatlah cerita yg anda tau agar sy lihat mungkin ada yg berguna bg km..

  3. Apakah nang bagitu bahasa kalimantan.Agaknya mudah di terjemahkan.Bahasa yg sy kuasai antara lain:panca sona,mandailing,sunda,padang,batak,muara sipongi,jawa hampir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s