Skenario Usang


Skenario Usang

Ku buka babak teater usang
Yang kuskenariokan beberapa tahun silam
Bersiaplah memainkannya
Di atas panggung busuk
Yang dipenuhi tumpukan mayat terpotong potong
Dan kemaluan berhamburan sana-sini
Serta bau busuk amis darah, pada latarnya

Kau pegang dulu senjata suci ini, lalu diam
Jangan terpengaruh “skenario teater luar”
Biarlah dulu mengalirkan alur seperti air
Sekarang muntahkan emosimu, liurkan nafsumu
Julurkan lidah-lidah beringasmu
Dan mainkan senjatamu, yang sejak tadi tak mau diam
Bunuh
bakar
Kau tak akan kalah dalam skenarioku.
Tapi ?
* * *
Hai anak pemberani, mendekatlah
Ku hadiahkan seekor anak babi cantik
Yang ibunya baru saja ku perkosa, sore tadi
Dan cakar runcingku baru saja merobek-robek kemaluannya
darahnya telah kutegak habis hapuskan dahaga
gendewa kumainkan
pedang kuhunus
perang kukobarkan

Aku memang membunuh
Tapi, aku bukan teroris

Bjm, maret 2003

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s