Silu’et Cancer


Silu’et Cancer

Air mata ini bukannya kering
Tapi kecewa ini sanggup kuhadapi tanpa itu
Hingga guratan api Mercury
melelehkan kesucian – tulus – yang tak pernah kau sadari.
Di setangkai senyum rembulan yang pucat
terbungkus kafan sepi
diiringi merdunya suara jangkrik yang ditimpa batu kepalsuan
tak lagi kusetubuhi khayal di mimpi
tanpa rintang siluet cancer, kuludahi mukamu dibayang imajiku
tapi aku tetap tertunduk manakala kau tersenyum manis
kau masih senyum di sela ragu yang ku ciptakan
tanpa kusadari dupa ini padam
—tak berasap—
di altar persembahan sang cinta yang kupuja.

Bjm, januari’03

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s