Memijar dalam Titik Sepi


Memijar dalam Titik Sepi

Aku telah bosan
Hanya merayap-rayap di dinding kamarmu
Seperti cecak, memburu senyum dari sudut ke sudut
Dinding batu dingin beku

Aku lelaki dalam titik sulit
Selalu terlena oleh dongeng cinta
Memilih beku, bukan batu
Ini bukan repertoar Shakespeare
– terlalu indah, dramatis, tapi mungkin –

Mari menari bersama. Kita rayakan dengan arak-arak
yang kupesan langsung dari sorga,
kita setubuhi malam ini dengan hayal
kita luruhkan segala dengan dengus gemuruh
mari kita memijar dalam titik sepi, sembari menjilati
bibir malam yang tak kunjung subuh

ludah-ludahku berhamburan mengucap namamu,
rinduku semakin parau menghitung butiran tasbih
tak sua makna senyummu yang kosong
sumpah serapah mulai berloncatan tak tentu arah
semua muncrat berbaur dengan aroma rokok yang tinggal separuh.

Seekor cecak terus memperhatikan di dinding kamar
dalam titik sulit

Bjm, 140204

Iklan

One thought on “Memijar dalam Titik Sepi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s