Catatan ke-Dua Puluh


Catatan ke-Dua Puluh

Kesekian kalinya
tangan ini menghitung hingga terjari
di angka keduapuluh
Pada karatan cermin purba
sekali lagi tereja dusta di mataku

Seingatku, tiada pernah:
menyiram pinus pinus ini, hingga
terdewasakan di nisbi waktu

Dewasa, ya dewasa di asuhan
Topeng topeng gelap jati diri
dibuai angin kegelapan
lalu terang oleh pura

Entah berapa kali
Aku terhanyut dalam manja sepoi pawana
terhempas pada ombang ambing ombak
hilang kompas
dan peta keasaan, tiada menentu

Pada dua puluh lilin termulai redup
terdenguskan tiup do’a harap
menggenapkan luka pada senyum
optimis berebut
mengisi beberapa kata
pada baris kertas sejarah–buram

Kelua, Juli 2002

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s