TENTANG DAYAK MERATUS: Ritual Untuk Kesejahteraan

TENTANG DAYAK MERATUS
Ritual Untuk Kesejahteraan
Oleh: Rasta Albanjari

*) Tulisan ini di posting berbagai media on line nasional setelah ditayangkan oleh Perum LKBN Antara pada 28 Oktober 2010

Foto by Rasta. Balian: rohaniawan agama kepercayaan Kaharingan memberikan berkat kepada para Umbun yang mengadakan Aruh

Malam semakin larut di Desa Hinas Kanan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Tengah malam di desa yang berjarak lebih dari 35 Km Kota Barabai, ibu kota HST itu biasanya sunyi senyap.

Namun malam itu berbeda. Suara katipung (gendang) dan keramaian sayup-sayup terdengar dari Balai Panyatnyan Agung Mula Adat yang berada di tengah-tengah desa.

Semakin malam, irama katipung semakin rancak. Ditingkahi suara seorang Balian (tokoh agama kepercayaan Kaharingan) yang terus bamamang (membaca mantera). Mantra yang di kumandangkan serta aroma dupa yang di bakar, merambati hutan dan pegunungan Meratus, membuat malam berselimutkan nuansa magis. Baca lebih lanjut